by
Minggu, September 06, 2015
19
komentar
INI GENERASIKU
INI KENANGANKU
INI MAINANKU
INI MASA KECILKU
INI PERMAINANKU
Masa kanak-kanak dimulai saat seseorang berusia 2 tahun dan berakhir pada usia 6 tahun. Namun untuk sebagian orang, masa kanak-kanak akan berakhir ketika seseorang sudah menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dimana pada masa tersebut, dalam kesehariannya anak tersebut akan menghabiskan waktunya untuk bermain dan mengenal hal-hal baru.
Dalam postingan pertama ini, akan dibahas mengenai permainan-permainan yang dulu sering digunakan oleh anak-anak, mungkin termasuk juga pernah dimainkan oleh anda para pembaca.
Permainan ini dapat dimainkan oleh dua orang, biasanya anak perempuan yang bermain ini. Mereka menggunakan kerikil atau pecahan genting untuk bermain dan sebuah papan yang sudah dilubangi. Cara permainannya cukup memindahkan kerikil-kerikil tersebut ke dalam setiap lubang lalu pemain dapat dinyatakan sebagai pemenang jika salah satu dari pemain mengumpulkan kerikil paling banyak.
Permainan ini dimainkan oleh beberapa anak yang terbagi dalam dua tim. Satu tim sebagai penjaga dan satu tim sebagai penyerang. Sebagai tim penyerang, mereka harus berjuang masuk melewati tim penjaga agar dapat memenangkan permainan, mereka dianggap kalah jika dalam permainan bagian tubuh mereka tersentuh oleh tim penjaga. Tim penjaga akan berusaha menjaga area mereka agar tidak diserang dan dimasuki oleh tim penyerang, mereka akan kalah jika tim penyerang berhasil melewati penjagaan mereka.
Permainan ini dimainkan oleh beberapa anak dengan menggunakan sebuah bola dan biji-biji permainan. Terdapat level-level pada permainan, seseorang akan dianggap sebagai pemenang jika berhasil melewati level-level pada permainan tersebut.
Gundu atau kelereng. Biasa dimainkan oleh anak laki-laki. Cara permainannya sangat sederhana, cukup melemparkan kelereng mereka ke kelereng lawan agar kelereng lawan keluar dari garis batas dan ia akan menjadi pemenang.
Permainan ini menyusun balok-balok sedemikian rupa agar tidak menyentuh garis batas.
Tamagochi sama seperti permainan POU di handphone android zaman sekarang. Bedanya tamagochi lebih simple daripada pou, mungkin karena kecanggihan teknologi yang mengakibatkan pou lebih banyak fiture daripada tamagochi. Tamagochi juga dapat dikatakan permainan mengasuh bayi, yang butuh makan, tidur, buang air, dan lain-lain.
Permainan ini mulai terkenal sejak ada film cartoon yang tayang di televisi. Tamiya merupakan mobil balap yang dipermainkan dalam sebuah arena balapan. Pemenang dari permainan ini tentunya adalah mobil tamiya yang sampai terlebih dahulu di garis finish.
Permainan ini dilakukan oleh beberapa anak. Satu menjadi penjaga dengan menghitung waktu sambil menutup mata dan yang lain bersembunyi agar tidak diketahui keberadaannya oleh sang penjaga. Pemenangnya adalah seseorang yang berhasil bersembunyi paling lama daripada yang lain.
Permainan ini didapatkan dari hadiah produk makanan ringan. Karena banyaknya jenis gambar pada tazos maka banyak anak yang berlomba-lomba mengumpulkan benda tersebut lalu dibentuk sedemikian rupa sesuai dengan kreatifitas anak tersebut.
Permainan ini terbuat dari kertas yang terdiri dari orang-orangan dan pakaian-pakaian. Pakaian-pakaian tersebut dapat dilepas dan dipakaikan sesuai keinginan sang pemain. Kalo di zaman sekarang, permainan ini mirip seperti permainan The Sims.
Sepuluh permainan diatas adalah beberapa dari banyaknya permainan yang dulu dimainkan oleh anak- anak. Mungkin beberapa diantaranya sudah tidak pernah ditemukan di zaman modern seperti ini.
Apakah kalian, para pembaca, pernah memainkan permainan diatas? Atau mungkin dalam postingan kali ini ada permainan yang menjadi favorite kalian? Atau ada permainan lain yang belum disebutkan pada postingan kali ini?












Tamiya-ku siap ngaspal di track smpai sekarang, turun ke generasi berikutnya, suatu saat iyyu yg akan pegang kendali kalo sdh siap
BalasHapusTerima kasih karena sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusMemang seharusnya permainan seperti itu diturunkan turun temurun dari generasi ke generasi selanjutnya agar permainan tidak hilang dimakan zaman
Sekarang maenanya gadget yaah huhu ��
BalasHapusSebelumnya, terima kasih karena sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusBanyak anak-anak zaman sekarang yang mengikuti perkembangan teknologi jadinya ya mainannya gadget ehehehe
Orang orangan ku bilang itu bongkar pasang haha tapi itu mainan hitz dijamanku, dulu bela belain sisain uang jajan biar bisa beli banyak gituan haha
BalasHapusSebelumnya, terima kasih karena sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusItu mainan bongkar pasang dipake tiga kali udah lepas kepalanya ehehehe
Mobil remotku di naikin keponakan ku -_- jadi ga bisa jalan sekarang.
BalasHapusSebelumnya, terima kasih karena sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusMobilnya sekarang gak perlu pake remote tapi mainkan aja pake tangan ehehehe
Hmm... masa kecil. semua orang pasti, selalu memliki itu, mau atau tidak. berhubungan dengan hal mainan atau istilah jawa-nya "Dolanan", mempunyai makna tersendiri. "Dakonan" mengajari anak untuk menghitung dengan cermat dan pandai meng-estimasi-kan masalah serta kejujuran. "Go Back Side Door" mengajarkan untuk menyelamatkan kawan dan menghindarkan team dari segala kesulitan. "Petak Umpet" atau "singidan" (jawa) mengajarkan strategy dan gerilya untuk memenangkan. "Bola Bekel" mengajarkan kita untuk multi talent dalam segala hal. "Game Watch" mengajarkan kita untuk sigap tangkas dalam menghadapi tantangan.
BalasHapusItu keunggulan permainan-permainan tempoe dulu. yang hanya sebagian kecil orang mampu memahiminya.
Saya juga melihat penulis sangat lihai dalam bermain bekel dan dakonan. tidak jauh menilai sifat seseorang yang piawai bermain bekel dan dakonan dengan sifat apa yang mendominasinya sekarang (ketika dewasa). Sama persis.... hehehe "PERKEMI" (Persatuan Kemerooh Indonesia) kata-e pak Bambang sebelah rumahmu.
"namanya aja komment.... terserah aq toh, hehehe piiisss "
Sebelumnya, terima kasih karena sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusDan terima kasih juga sudah memberi tambahan pada postigan kali ini yaitu manfaat dari mainan-mainan ini :)
Iya gapapa kok kak mau koment apa ehehehe
Mengingat mainan semasa dulu jd teringat akan permainan yg dulu sebenernya simple tp menarik contohnya enggrang, petak umpet, patil lele, boi boi an, benteng - bentengan itu semua permainan yg menarik dan menyehatkan. Dan sampai skrg permainan itu pun masi dimainkan tp tidak semeriah dulu dan itupun sangat jarang dimainkan bahkan sudah hampir dilupakan. Bagaimana tidak teknologi yg semakin maju jg mendorong anak" usia dini skrg lbh mengerti dan tertarik teknologi dengan sering bermain di warnet, ps, bahkan ada yg sudah punya hp pc apa laptop sendiri. Mungkin sebentar lg permainan yg dulu kita mainkan bisa jd digenerasi yg nendatang akan sirna dan tergantikan oleh kecanggihan teknologi
BalasHapusSebelumnya, terima kasih karena sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusMasa kecil setiap anak memang berbeda. Sekarang karena perkembangan teknologi mengakibatkan anak-anak lebih banyak beraktivitas di dalam rumah dengan bermain gadget daripada bermain di luar rumah yang mengeluarkan banyak keringat
Miris liat anak jaman sekarang mainnya ke gadget,game online,ps,dll. Adekku sendiri aja contohnya yang gak kenal sama mainan jaman dulu -_-. Jadi kangen mainan jaman dulu ngomong2 ^^
BalasHapusSebelumnya, terima kasih sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusCoba kak adeknya dikenalkan sama mainan zaman dulu ya mumpung belum semua mainan kita dulu hilang gak diproduksi lagi gegara kekurangan peminat
aku jadi kangen masa kecilku, yang belum make gadget. kita lebih sering maen temen2 bareng di lapangan. ga kaya sekarang lebih individu dan lebih sering asyik dengan gadgetnya sendiri2 :(
BalasHapusSebelumnya, terima kasih sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusAnak zaman sekarang bakal susah sosialisasi kalo keseringan individi sendiri di rumah ya kak
Wahh. .nostalgia permainan jaman dulu nih. Suka bgt , bermain di dunia nyata bisa saling mengenal antar temen. Apalagi permainan benteng-bentengan butuh ke kompakan antar tim. Tapi sayangnya skrg jarang bgt ditemukan atau dimainkan krn kecanggihan teknologi yg cenderung membuat anak hanya bermain gadget dan games online.
BalasHapusSebelumnya, terima kasih sudah berkunjung dan memberi komentar di blogku :)
HapusMiris ya kak ngeliat anak-anak sekarang terpedaya oleh kecanggihan teknologi
jadi kangen masa kecil ^^
BalasHapus